Bandarlampung.
Lampung mendukung menuju tobat ekologis indonesia dengan gerakan serentak memulai perbaikan kawasan hulu tangkapan air, sempadan sungai, limpasan daerah tangkapan air, wilayah mangrove, bergerak bersama seluruh elemen bangsa, jangan hanya retorika di media - panggung seremonial, kemarau - penghujan jadi bukti nyata bahwa bumi Lampung terdegradasi, dari hulu hingga hilir telah hancur.
Gerakan konservasi jangan hanya jadi buah bibir gubernur, walikota/bupati dan politisi semata, bila mengikrarkan wilayahnya sebagai prov/kota-kabupaten konservasi buktikan dengan mengalokasikan anggaran pada program konservasi nyata.
Keterlibatan seluruh elemen termasuk penghuni menara gading yg disebut akademisi atau kampus harus terjun bersama mengimplementasikan ilmu/teori yg selama ini tersimpan di file laptop/PC lemari kaca.
Tobat Ekologis yg dicanangkan Presiden Prabowo dan di implementasikan langsung oleh Menteri LH Jumhur Hidayat, segera kita laksanakan di seluruh bumi Lampung.
BUMN dan Swasta yg ada menghisap dan melintas bumi Lampung segera melakukan gerakan bersama sesuai rekomendasi Konferensi Sungai INDONESIA untuk menghijaukan kembali Sai Bumi Ruwa Jurai .
Ir. Almuhery Ali Paksi
JKEL (Jaring Kelola Ekosistem Lampung)


0Komentar